Raushan fikri anaku yang pertama

sedang belajar menggambar bersama aila hanun zahra.

Milan Alicia anak perempuanku

selesai mandi sama teteh.

Team futsal SMA Negeri 1 Sajira

bergaya setelah sukses membekuk lawanya di GOR Futsal AWEH.

Idul Fitri 2010

anak-anaku tersayang.

Rasya ketika umur 5 bulan

Cilegon, Photo corner.

photo para dewan guru dalam acara PERPISAHAN 2010

setelah prosesi wisuda 2010 selesai, para dewan guru berphoto bersama dengan anggota KOMITE, Muspika setempat.

perpisahan 2010

berphoto bersama Bapak Ahmad Fitri (Ketua Komite Sekolah SMA Negeri 1 Sajira).

penutupan MABIS 2011

menganugrahkan predikat sebagai kakak terngeyel pada rina fujiana.

Workshop Sosiologi, di Hotel Marbella Anyer

guru sejawat pengajar mata pelajaran Sosiologi.

PLPG 2010, Bogor

My senior yang tegas dan bijaksana.

rasya di stasiun kereta api rangkasbitung

dia bertanya kenapa kereta di stasiun ada yang membakar ???.

Dipinggir sungai

ngadem sambil ngopi dipinggir sungai ciberang ???.

rasya di KCC cilegon

mau berenang sm teteh azizah ???.

Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Januari 2012

kecewa

kok ada sih yang mau ngacak-ngacak blog personal yang gak penting penting amat kaya blog gw ? plis deh.....nyantai aja

Senin, 05 Desember 2011

el amor de los areciffes de surf

la espera de la fidelidad de arrecifes de surf que llegará a su cuerpo, por lo que dura la espera de los arrecifes de navegar por la espalda. como un amante que deseaba regresar a su ídolo.
corales nunca se han quejado de que esperar y recibir de vuelta su novia ... que son las ondas.
gaviotas gritaban amante coqueta segundo es transmitir perdido.
ver la luna llena de felicidad.

Sabtu, 19 November 2011

Pegawai Pajak sialan

pagi itu aku mengunjungi kantor pajak di rangkasbitung. kepantingan ku datang karena ingin membayar pajak kegiatan yang diselenggarakan disekolahku. setelah mendapat petunjuk dari seorang wanita pegawai pajak kemudian aku pergi ke kantor pos untuk membayar pajak. setelah itu ada beberapa form yang harus aku isi, luar biasanya ketika aku akan mengisi form isian tersebut aku berurusan dengan seorang pria yang dari tadi duduk ongkang-ongkang kaki sambil membaca novel. ketika aku menghadap meminta petunjuk tentang tata cara pengisian form tersebut, si petugas pajak sialan tersebut masih belum menurunkan kakinya, dan masih memegang novelnya (seolah aku tidak berada didepanya). sambil melirik kepadaku petugas sialan tadi menanyakan beberapa hal yang tadi aku tanyakan. darahku sudah mulai mendidih....untunglah wanita yang tadi membantu aku mengisi form pertama ikut membantuku. tak ada sepatah kata atau peetunjuk yang keluar dari kata petugas pajak sialan tadi (posisinya masih ongkang-ongkang) denga arogan dia berkata "wah mas bulan ndepan balik lagi aja yah....!!!!
aku hanya bertanya dalam hati, setelah kasus gayus pihak perpajakan akan berusaha mengubah image mereka agar lebih dipercaya masyarakat. tetapi nyatanya di kantor pajak di rangkasbitung masih ada pelayanan pajak mirip tukang parkir yang sama sekali bukan pada pelayanan yang memuaskan pelanggan.
aku hanya ingin berbagi cerita ini bahwa pajak yang menjadi urat nadi perekonomian bangsa ini, masih memelihara petugas-petugas sialan macam ini.